Jurang Toleh, Perpaduan Hutan Tropis dan Keindahan Bendungan Karang kates menjadikan Destinasi Wisata Desa Jatiguwi yang dikagumi

Jurang Toleh, Perpaduan Hutan Tropis dan Keindahan Bendungan Karang kates menjadikan Destinasi Wisata Desa Jatiguwi yang dikagumi

Pernah mendengar destinasi wisata desa bernama Panorama Jurang Toleh? Atau bahkan telah mengunjungi destinasi wisata tersebut? Ya benar, Desa Jatiwugi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang saat ini tengah berupaya menggali potensi wisata desa dengan menawarkan kesejukan hutan tropis dan keindahan alam Bendungan Karangkates.  Perpaduan alam dan budaya lokal yang dibalut dalam penawaran destinasi wisata di Kabupaten Malang.

Panorama Jurang Toleh terletak di Dusun Jatimulyo, wilayah Desa Jatiguwi sisi selatan. Dusun Jatimulyo memiliki kawasan hutan kayu yang membentang luas, hutan kayu ini berbatas langsung dengan Bendungan Karangkates. Pertemuan antara hutan kayu dan bendungan ini, menciptakan suasana asri ala hutan tropis dengan pemandangan keindahan alam air bendungan.

Pemerintah dan masyarakat Desa Jatiwugi menangkap potensi keindahan hutan kayu dan bendungan untuk dijadikan destinasi wisata, hal ini tidak luput dari pengaruh keberhasilan desa lain di kabupaten Malang yang telah berhasil mengembangkan Desa Wisara seperti; Desa Pujon Kidul, Kampung Warna-Warni Desa Jodipan, Kampung Topeng Desa Tlogowaru.

Banyak Desa yang tekah berhasil dengan mengangkat potensi alam dan budaya dengan menghadirkan desa wisata, sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), hal ini tentu menjadi motivasi dan wajib menjadi contoh bagi desa lain yang memang memiliki potensi alam dan budaya yang memungkinkan untuk diangkat menjadi destinasi wisata.

Hal tersebut yang kemudian oleh Desa Jatiwugi menjadi tekad kuat untuk menghadirkan Desa Wisata Panorama Jurang Toreh. Setelah melakukan proses perencanaan sejak tahun 2015, kemudian pada tahun 2016 proses pembangunan Panorama Jurang Toleh disetujui dan masuk dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) serta masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2017.

Gayung bersambung, perencanaan yang telah disetujui masuk pada tahap pembangunan, dan sampai pada tahap operasional atau siap untuk menjadi tujuan destinasi wisata. Badan Usaha Milik Desa Jatiwugi memberikan mandat kepada Karang Taruna Desa Jatiguwi sebagai Pengelolaan Desa Wisata Panorama Jurang Toleh.

Sebagai pemain baru dalam industri desa wisata, Karang Taruna Jatiguwi di awal operasional mengalami banyak kendala dan hambatan teknis misal; pembuatan laporan keuangan yang belum sesuai dengan standar akuntansi, operasional kerja yang belum terjadwal dengan baik, dan hambatan teknis lainnya. Maka pendidikan, pelatihan dan pendampingan perlu disiapkan sejak dini.

Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan menjadi sangat  penting dalam upaya melakukan rintisan desa wisata. Hal ini sebab keterbatasan Sumber Daya Manusia yang berada di desa, sehingga perlu adanya peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan dan pendampingan oleh pihak lain atau lembaga yang memiliki keahlian dibidang tersebut.

Saat ini perkembangan Desa Wisata Panorama Jurang Toleh telah memberikan dampak yang positif bagi perekonomian desa dan masyarakat desa secara umum. Terciptanya lapangan pekerjaan baru dan lini usaha baru bagi masyarakat seperti; lapangan pekerjaan terkait operasional desa wisata kemudian terciptanya peluang usaha untuk penyedia tempat makanan, suvenir dan lain sebagainya.

Ya, Desa Jatiguwi melalui sinergi Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Karang Taruna, dan berbagai pihak yang turut menjadi pendamping, kini telah berhasil dalam industri pariwisata desa, dengan menyumbang satu destinasi wisata Panorama Jurang Toleh yang begitu dikagumi keasriannya, dan keindahan alamnya.

Sekali lagi, kemampuan melihat peluang dan potensi desa, akan memberi dampak positif terhadap peningkatan perekonomian desa dan peluang ekonomi bagi masyarakat desa. [ Ryanstori ]

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *