Melihat keberhasilan BUMDES Gedog Wetan dalam Pengelolaan Pasar Desa

Melihat keberhasilan BUMDES Gedog Wetan dalam Pengelolaan Pasar Desa

Gedog Wetan adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Terletak di wilayah yang sangat strategis yaitu di antara Kecamatan Turen dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sehingga memiliki potensi yang sangat besar sebagai wilayah penghubung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain memiliki lokasi yang strategis sebagai penghubung perekonomian, Desa Gedog Wetan juga memiliki keunggulan dari banyaknya wirausaha di Desa Gedog Wetan seperti pandai besi, tempe, tahu, dan sangkar burung.

Maka dirasa perlu adanya Pasar Desa Gedog Wetan, melalui Peraturan Desa Gedog Wetan Nomor 1/421.117.006/2009 tentang Pasar Desa Gedog Wetan berdirilah Pasar Desa di Desa Gedog Wetan. Pasar ini memiliki daya tampung 500 Pedagang dengan komposisi 400 Pedagang adalah penduduk Desa Gedog Wetan dan 100 Pedagang berasal dari desa sekitar. Status kepemilikan Kios, Lapak dan Los bagi pedagang adalah sewa.

Maka keberadaan Pasar Desa Gedog Wetan yang dikenal dengan nama Pasar Waringin Baru berhasil menjadi pusat perekonomian dan pemenuhan kebutuhan barang dan jasa di sejumlah desa, seperti Desa Gedog Kulon, Desa Undaan, Desa Tawangrejeni, Desa Talok, dan Kelurahan Sedayu.

Memasuki tahun 2017 pemasukan kotor dari Pasar Waringin Baru mencapai 500 juta rupiah. Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk membayar karyawan/pengurus, biaya operasional, kemudian hasil bersih yang tersisa sebagai PADes.

Tentu kita dapat belajar dari BUMDES Gedog Wetan dalam menangkap peluang dari potensi yang dimiliki desa yaitu letak yang strategis untuk dijadikan sebuah tempat transasi ekonomi berupa Pasar Desa.

Pasar Desa memberikan banyak keuntungan baik bagi Desa melalui BUMDES dan juga masyarakat desa secara umum. Melalui Pasar Desa BUMDES akan mendapatkan pemasukan melalui; retribusi harian kios, los dan lapak, retribusi harian parkir, retribusi toilet, retribusi sewa stand pameran/ promosi, dan pemasangan baliho/media iklan.

Sedangkan melalui Pasar Desa masyarakat menjadi memiliki tempat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, memiliki tempat memasarkan produk/jasa mereka dan untuk mendapatkan barter produk kebutuhan sehari-hari.

Maka menjadi catatan bahwa Pengelolaan Pasar Desa yang baik dan benar sesuai dengan perencanaan dan target akhir, dan dijalankan secara profesional tidak menutup kemungkinan akan memberikan pemasukan desa yang besar dan memberi manfaat bagi masyarakat secara luas.

BUMDES Gedog Wetan sudah membuktikan keberhasilan Pasar Desa, selanjutnya desa kamu yang akan membuktikan keberhasilan Pasar Desa, amin. [ Ryanstori ] 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *