Pengertian Ekonomi Desa dan Bagaimana Membangun Ekonomi Desa

Pengertian Ekonomi Desa dan Bagaimana Membangun Ekonomi Desa

Secara tidak langsung atau tanpa disadari oleh masyarakat desa pada umumnya, bahwa masyarakat di pedesaan ini sudah menerapkan prinsip ekonomi pedesaaa dalam kehidupan bermasyarakatnya. Ekonomi Desa ini biasanya dipengaruhi oleh ragam serta budaya masyarakat pedesaan dalam mencukupi berbagai macam kebutuhan hidupnya setiap hari.

Lalu apa itu sebenarnya tentang Ekonomi Desa? Berikut ini adalah Pengertian Ekonomi Desa dan Bagaimana Membangun Ekonomi Desa.

Pengertian Ekonomi Desa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian ekonomi desa adalah ekonomi yang berdasarkan hasil produksi dari daerah pedesaan yang biasanya bersifat tradisional. Hasil produksi dari pedesaan umumnya berupa hasil pertanian bagi lokasi desa yang berada di daratan dan berupa hasil kelautan bagi lokasi desa yang berada di pesisir pantai. Semua hasil produksi nantinya bertujuan untuk membangun perekonomian pedesaan.

Bagaimana Membangun Ekonomi Desa

Setelah mengenal tentang apa itu ekonomi desa,  tentunya kita juga bisa mengetahui bagaimana membangun perekonomian di desa. Tujuan dari adanya ekonomi pedesaan adalah untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih maju. Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka berikut ini adalah beberapa cara bagaimanan membangun ekonomi desa.

Baca Juga : Pemuda Desa Ini Ciptakan Pasar Untuk Menjaga Tradisi Kuliner Lokal

  1. Partisipasi

Seperti yang sudah disampaikan di atas, desa merupakan sekumpulan masyarakat yang tinggal jauh dari kota. Sebagian masyarakat yang ada di desa masih menjunjung tinggi gotong royong dan persatuan sehingga perekonomian desa bisa maju dengan adanya partisipasi masyarakat. Masyarakat desa harus berperan aktif untuk meningkatkan perekonomian desa.

Meningkatkan perekonomian desa ini tidak hanya dilakukan oleh aparat maupun pejabat desa saja, tetapi seluruh masyarakat desa wajib untuk berkontribusi. Tujuannya sudah tentu agar perekonomian desa menjadi lebih maju. Tanpa partisipasi dari masyarakat, desa akan tetap pada keadaan sebelumnya dan tidak ada kemajuan sama sekali.

  1. Keterbukaan

Daya keterbukaan merupakan hal yang wajib ada dalam unsur pemerintahan karena hal ini sangat penting. Adanya keterbukaan ini membuat masyarakat dalam sebuah daerah mengerti akan sebuah program. Dalam pengelolaan ekonomi desa, tentunya harus ada keterbukaan atau transparansi agar program perekonomian berjalan lancar.

Baca Juga : Inovasi Air Bersih di Desa Jejangkit Timur

Keterbukaan ini meliputi pengelolaan pembangunan, pemilihan kader, pelaksanaan program, pendanaan, dan lain sebagainya. Dalam hal pendanaan, tentunya harus ada rasa keterbukaan tujuannya agar tidak ada dugaan korupsi di desa. Budaya korupsi seperti ini justru membuat desa menjadi tidak maju dan semakin tertinggal.

  1. Bisa Dipertanggungjawabkan

Proses perencanaan program perekonomian desa harus bisa dipertanggungjawabkan dalam artian tidak terjadi penyimpangan. Di samping proses perencanaan, proses yang lain yaitu pelaksaan dan evaluasi harus bsia dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, kedua prinsip di atas harus dilaksanakan terlebih dahulu agar prinisip ini bisa berjalan dengan baik.

Dalam memilih pelaksana program, warga desa harus memilih yang benar-benar bertanggung jawab serta berkompeten untuk mengurus program desa. Hal ini tentu harus didukung pula dengan partisipasi seluruh unsur masyarakat desa demi terlaksananya program peningkatan ekonomi pedesaan. Nantinya dengan memilih pelaksana yang sesuai, hasil akhirnya akan terlihat.

  1. Berkelanjutan

Sebuah program peningkatan ekonomi pedesaaan yang sudah dirancang harus dapat berlangsung secara terus menerus atau berkelanjutan. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara permanen dan tidak hanya pada waktu tertentu saja. Maka dari itu, unsur desa harus membuat program peningkatan ekonomi pedesaan yang memiliki jangka waktu panjang.

Dengan merancang program yang memiliki jangka waktu panjang, kegiatan masyarakat desa di bidang ekonomi akan terus berlanjut kapan saja. Program peningkatan ekonomi tersebut bisa berupa pengolahan komoditi lokal, pengolahan desa wisata, dan lain-lain. Contoh tadi dapat membuat perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

  1. Bisa Dinikmati Masyarakat

Sasaran pembangunan perekonomian harus sesuai agar hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat desa. Misalnya adalah produk pengolahan potensi wisata di suatu desa. Warga desa tersebut tentunya bisa merasakan manfaat dari adanya potensi wisata yang ada di desa tersebut. Nantinya antara masyarakat dengan tempat wisata memiliki hubungan yang sama-sama menguntungkan.

Perekonomian desa memiliki pengertian yaitu suatu perangkat aturan yang mengatur atau mengikat serta dipatuhi masyarakat. Sebagian masyarakat di desa belum bisa memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia secara mandiri. Hal ini tentu membuat pemerintah mencanangkan program prioritas kementrian desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *